Komisioner KPU Kota Palu ini Ternyata Alumni Faperta Unisa

Komisioner KPU Kota Palu ini Ternyata Alumni Faperta Unisa

Palu-Sudah tidak berbilang lagi alumni Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Alkhairaat (Unisa) yang telah sukses disegala bidang, baik dibidang Ilmu Pertanian sesuai dengan disiplin ilmunya hingga pejabat publik.

Salah satu alumi yang terbilang sukses itu adalah Idrus. Kini dia tercatat sebagai anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kota Palu. Pada Wartakiat,Ahad,(17/11), Oche, sapaan akrabnya, mengisahkan perjalanan karirnya yang dimulai dari nol hingga mengantarkan diriya saat ini sebagai anggota KPU Kota Palu karena berkah Alkhairaat.

“saya pernah kuliah di Untad, namun karena sesuatu dan lain hal saya memutuskan kuliah di Unisa, disinilah keberkahan itu saya dapatkan,saya mendapatkan rekomendasi dari Pengurus Besar Alkhairaat, atas bantuan salah satu dosen saya di Pertanian Unisa, saya melanjutkan ke jenjang strata dua di Universitas Tadulako, saya mengambil kosentrasi Administrasi Publik, selesai tahun 2013,”katanya

Pria kelahiran Palu, 11 September 1978 itu memiliki segudang pengalaman kerja. Ia pernah terlibat dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Yayasan Tasinggavu, LSM Relawan untuk Orang dan Alam (ROA)’ Sulawesi Tengah, PT. Mars Symbioscience Indonesia dan NGO Swisscontact Indonesia. Sebelum akhirnya dia terpilih sebagai anggota KPU Kota Palu periode 2018-2023.

Ia mengawali pendidikan formal di TK Alkhairaat Pusat Palu, selanjutnya, SDN 18 Palu, kemudian di SMPN 3 Palu dan SMAN 4 Palu, sempat kuliah strata satu di Untad namun akhirnya berhenti dan melanjutkan di Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat, selesai Tahun 2010 dan Magister Administrasi Publik Universitas Tadulako, Palu selesai Tahun 2013.

Masa kecil Oche, dihabiskan di lingkungan keluarga yang sangat sederhana, lekat dengan tradisi Islam tradisional dan moderat, pendidikan TK hingga SMA diselesaikan di Kecamatan Palu Barat Kota Palu.

Oche juga dikenal sebagai seorang aktivis, perjalanan sebagai mahasiswa dimulai dari organisasi internal dan esternal kampus, pernah berkecimpung di Himpunan Mahasiswa Agronomi (HIMAGRO), Forum Komunikasi dan Kerjasama Himpunan Mahasiswa Agronomi Indonesia (FKK- HIMAGRI), dan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Kecintaannya akan dunia organisasi terus diasahnya di berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), baik lokal hingga internasional sebagai pekerja professional, berkat pengalamannya itu, membentuk kepribadiannya yang independen, ia menemukan jati diri yang sesungguhnya yang bisa bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat.

Ia juga meyakini, bahwa perbedaan itu adalah Rahmat. Ia mengaku memegang teguh wejangan yang telah diajarkan Guru, Dosen dan Seniornya.

“saya selalu ingat petuah para guru,dosen dan senior saya yang mengingatkan saya agar bekerja dengan Jujur, adil, tekun serta ihlaskan semuanya pada Ilahi Robbi. Selain itu, yang saya ingat, jangan pernah membanding-bandingkan sesuatu, syukuri apa yang anda miliki, fokuslah pada kelebihan dan asa kelebihan itu agar bisa menutupi kelemahan, jangan pernah lupa dari mana kita, untuk apa kita bekerja,”pungkasnya.(RL)

Wartakiat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares