HPA Sulteng Gelar Dialog Virtual Kebangsaan Menangkal Paham Radikal

HPA Sulteng Gelar Dialog Virtual Kebangsaan Menangkal Paham Radikal

Palu, wartakiat| Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA), Provinsi Sulawesi Tengah akan menggelar dialog kebangsaan dengan tema “Penguatan Kerjasama Ormas Islam Dalam Menangkal Paham Radikal dimasa Pademi Covid-19 di Kota Palu”.

Kegiatan yang akan dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting itu direncanakan pada sabtu malam tanggal 26 September 2020, pukul 20.00 Wita.

Sekretaris Pengurus Wilayah HPA Sulteng, Hardi Ligua pada media ini mengatakan, kegiatan itu menghadirkan narasumber, Prof. Dr. Zainal Abidin, M.Ag, Guru Besar IAIN Palu yang juga Ketua FKUB Provinsi Sulawesi Tengah. Dr. Muh. Nur Sangaji, D.EA EA, Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Sulawesi Tengah dan Dedi Irawan, Tokoh Muda Sulteng yang juga Ketua Pengurus Wilayah HPA Sulteng.

Dialog kebangsaan virtual tersebut, lanjut Hardi menghadirkan sejumlah Organisasi Kepemudaan di kota Palu.

“Berdasarkan list undangan yang telah beredar, kurang lebih 19 OKP telah menyampaikan konfirmasi kehadirannya kepada panitia,”katanya.

Sekretaris Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Unisa itu menambahkan, HPA sebagai wadah berhimpun ‘abna’ muda, penting mengambil peran kontrol sosial dalam rangka  membangun kesadaran  kaum muda agar terhindar dari tindakan dan pemikiran radikal.

“Melalui kegiatan ini kami berharap para pemuda dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mereka serta sadar dan taat hukum dan  pentingnya hidup bersama antar umat golongan dan masyarakat beragama,”jelasnya.

Dia melanjutkan, kegiatan seperti ini juga dapat membangun kesadaran antar kaum muda agar terhindar dari tindakan radikal seperti yang dilakukan oknum pemuda baru-baru ini terhadap pendakwah Syech Ali Jaber. di Palu juga terjadi penyebaran ujaran kebencian atau penghinaan agama melalui media sosial juga dilakukan oknum anak muda yang sempat viral. Tindakan seperti itu  kata Hardi, tdak boleh dibiarkan. Pemuda perlu mengambil peran menangkal bergulirnya paham-paham radikal dikalangan kaum muda itu sendiri.

Selain itu, pemuda juga harus mengambil bagian ikut berperan mensukseskan pesta demokrasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang akan dihelat pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Selaku Pengurus Wilayah HPA sulteng secara moril kita terpanggil untuk membangun soliditas sosial di kalangan kaum muda, menjaga dan merawat kesatuan bangsa dan persaudaraan antar sesama generasi muda antar golongan,” pungkasnya. (rl)

Ridwan Laki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares