Kuliah Umum Fakultas Perikanan Angkat Tema Penguatan Pemahaman Covid-19

Kuliah Umum Fakultas Perikanan Angkat Tema Penguatan Pemahaman Covid-19

Palu, wartakiat| Fakultas Perikanan (Faperik),Universitas Alkhairaat (Unisa), menandai dimulainya perkuliahan di Fakultas yang masih dilakukan secara daring, didahului dengan kuliah umum yang mengangkat tema Penguatan Pemahaman Antisipasi dan Pencegahan Penularan Covid-19.

Kuliah umum yang dilakukan secara daring melalui aplikasi zoom meeting  yang dimoderatori Ketua Program Studi Taufik Ihsan, menghadirkan pembicara tunggal pakar kesehatan penyakit menular dan tidak menular kesehatan lingkungan kota Palu, drg. Lutfiah Sahabuddin. Sabtu,(26/9).

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular, tidak Menular dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kota Palu itu tidak pernah bosan mengingatkan masyarakat termasuk mahasiswa agar selalu menerapkan kebiasaan adaptasi baru di masa pandemi Covid- 19, seperti mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan memakai masker.

Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Kedokteran Unisa itu mengatakan, pemerintah telah menetapkan wabah virus corona sebagai bencana nasional non alam. Maka, harus ada upaya gotong royong, sinergi sumber daya dan strategi dari semua komponen menghadapi rasa cemas yang dirasakan masyarakat Indonesia saat ini.

Dia juga menyebutkan jumlah kasus positif Covid-19 terus meningkat signifikan. Khususnya di wilayah kota Palu dan Donggala. Hal ini tentu menimbulkan kepanikan dan silang pendapat yang ditimbulkan di luar konteks penanganan virus itu sendiri.

“Perang melawan virus corona adalah arena perjuangan kemanusiaan, bukan yang lain, mari kita saling menguatkan,” tegasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Perikanan, Dr. Ahsan Mardjudo mengajak semua pihak termasuk dosen,pegawai dan mahasiswa untuk menjadikan musibah pandemi virus corona sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas sosial.

“Virus corona saat ini adalah musuh bersama yang perlu ditekan penyebarannya.
kita harus memandang virus ini sebagai musuh bersama yang harus dihadapi bersama-sama. Saat ini tak perlu saling hujat karena hal tersebut tak ada manfaatnya dan hanya buang energi, imunitas tubuh kita jadi turun,” kata Ahsan, Ahad, (27/9).

Ancaman lain kata mantan Wakil Rektor bidang Akademik ini adalah merebaknya hoaks terkait virus corona yang semakin banyak beredar di media sosial. Jadi menjadi tanggung jawab bersama perguruan tinggi dan pemerintah menangkal berita hoax yang telah menimbulkan kepanikan pada masyarakat.

“Inti dari kuliah umum hari ini adalah meningkatnya pemahaman mahasiswa terhadap gejala dan antisipasi penyebaran virus corona. Selain itu, juga memberikan pemahaman kepada mahasiswa bahwa perkuliahan belum dapat di lakukan secara tatap muka akibat wabah Covid-19,”pungkasnya. (rl)

Ridwan Laki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares