Halal Bi Halal Faperta Unisa, Ustadz Aswin Darise Ingatkan Hal Ini

Halal Bi Halal Faperta Unisa, Ustadz Aswin Darise Ingatkan Hal Ini

Palu-Wartakiat.Com| Keluarga Besar Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Alkhairaat (Unisa), menggelar Halal bi Halal baru-baru ini bertempat di aula Fakultas Pertanian  Unisa jalan Diponegoro Palu.

Turut Hadir, Rektor Universitas Alkhairaat, Dr. Umar Alatas, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Alimuddin Paada, Wakil Rektor 1, Fachrudin A. Yahya, Wakil Rektor 2, Marjun Pakaya, Ketua Komisi Etik, Dr. Kasman Jaya Saad, Sekretaris Senat Universitas, Ridwan Laki, Ketua LPM Unisa, Idrus M. Said, Kepala BAAK-SI Unisa,  Dr. If’all dan  mantan Warek 2Unisa Dr. Muhammad Yasin.

Rektor Unisa, Dr. Umar Alatas dalam amanahnya mengingatkan, untuk meraih hasil maksimal, ikhtiar dan doa mutlak dilakukan oleh seluruh insan akademik Unisa agar perguruan tinggi warisan Guru Tua ini mampu bersaing dan mencapai kejayaan.

“Khusus Fakultas Pertanian, kualitas Sumber Daya Dosennya sudah tidak diragukan lagi, sebahagian besar dosennya sudah bergelar Doktor. Saya harap pencapaian ini dapat menginspirasi para dosen lainnya di Unisa, untuk studi lanjut, sebab secara otomatis juga mempengaruhi mutu institusi,” ujarnya.

Rektor meyakini, Faperta Unisa, yang saat ini di nakhodai Dr. Arfan yang dikenal ulet, gigih muda dan energik dapat membawa Faperta Unisa meraih nilai sangat baik.

Secara khusus, Rektor juga mengucapkan terimakasih kepada Dr. Alimuddin Paada, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, yang juga dosen Faperta Unisa yang telah banyak berkontribusi untuk Unisa, khususnya fakultas Pertanian Unisa.

“Bersama Yayasan saat ini sudah membuat master plan peningkatan sarana prasarana. Khususnya, pengembangan infrastruktur pertanian agar lebih menonjol dengan berbasis kebutuhan, bukan berbasis keinginan, selain itu, untuk menjawab kebutuhan pengguna, kami tengah mengajukan empat program studi baru ke kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi,”kata Rektor.

Sementara itu, Ustadz Aswin Darise dalan tausiyah Halal bi Halal mengingatkan esensi taqwa bagi insan akademik adalah tawadhu atau rendah hati dan memiliki akhlak mulia seperti yang diajarkan dan dicontohkan oleh pendiri Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua).

Selain itu kata alumni Fakultas Agama Islam Unisa itu, esensi taqwa adalah qana’ah yakni, selalu merasa cukup atas pemberian Allah, selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan dibarengi dengan rajin berinfaq, sedekah dan zakat mal dengan mengeluarkan 2,5 persen dari hartanya jika sudah memenuhi nisabnya.

Yang tidak kalah penting kata ustadz Aswin, yakni wara’ dan al amin, berhati-hati dan jujur. Prinsip kehati-hatian dan kejujuran menjadi sangat penting bagi setiap insan.

“Senantiasa kita selalu berhati-hati dalam segala hal, para ulama kita, Guru Tua mereka sangat berhati-hati, termasuk dalam hal makan, menjaga lisan mereka, menjaga akhlak dan menanamkan kejujuran dalam diri mereka, takut berbuat dosa karena mereka yakin ada Allah yang menjaga dan melihatnya,” tutupnya.

Laporan : RL

Ridwan Laki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares