Selamat ! Dosen Unisa Terima Sertifikat HAKI

Selamat ! Dosen Unisa Terima Sertifikat HAKI

Palu-wartakiat.com| Dosen Universitas Alkhairaat (Unisa), Dr. Ir. Kasman Jaya Saad, menerima sertifikat merek dan cipta atau Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), provinsi Sulawesi Tengah atas karya intelektualnya yang berjudul “Pengantar Kependudukan dan Lingkungan Hidup”.

Karya ilmiah dalam bentuk buku  milik Dr. Kasman yang ditulis bersama isteri tercinta Dr. Ratnawati itu mendapatkan sertifikat hak paten yang populer dengan istilah Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)  diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah, Lilik Sujandi, di salah satu hotel di Palu, Kamis, (27/5).

Kegiatan yang juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Pembukaan Promosi dan Diseminasi Paten dengan tema “Meningkatkan Pemahaman Drafting Paten dan Mendorong Reputasi Bagi Pemanfaat Ekonomi di Sulawesi Tengah” yang  diikuti oleh Universitas Alkhairaat yang diwakili Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Abdul Kadir Alkaf. Dalam proses penandatanganan Perjanjian Kerjasama itu, Ketua LPPM didampingi oleh Koordinator Divisi Penelitian Dr. Misriyani.

Dikutip dari laman sulteng.kemenkumham.go.id Kegiatan itu diikuti oleh Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi, Kepala Divisi Administrasi, Burhazir Zamda, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Sunar Agus, Kepala Bidang Pelayanan Hukum, Herlina, peserta kegiatan Promosi dan Diseminasi Paten, serta pegawai Bidang Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Sulteng.

Dalam sambutannya, Kakanwil mengatakan dalam pemeriksaan paten terdapat beberapa kaidah penting yang harus dipahami dalam menyusun drafting.

“Didalam pemeriksaan paten tentu beberapa kaidah penting harus kita pahami dan kami yakin bahwa pemeriksaan ini akan lebih selektif, karna tentu pemberian sertifikat paten jangan sampai nanti menimbulkan konflik. sehingga menyusun drafting dari pada temuan itu harus menjadi pemahaman secara umum untuk masyarakat, sehingga didalam kegiatan ini tentu konsentrasi kita adalah bagaimana mengajak masyarakat kelompok kreatif untuk sadar bahwa hak ciptaannya itu bisa diberikan perlindungan atau dilakukan pendaftaran melalui hak paten,” sebut Lilik.

Materi disampaikan oleh Perwakilan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) serta Perwakilan dari Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah. Keduanya  sepakat menyebutkan, kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman drafting paten dan mendorong reputasi bagi pemanfaatan ekonomi di Kota Palu.

Laporan; Ridwan Laki & Humas Kanwil Kemenkumham Sulteng

Ridwan Laki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *