IPIM Sulteng Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Imam Masjid

IPIM Sulteng Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Imam Masjid

Palu-Wartakiat| Tidak kurang seratus imam masjid yang berasal dari kabupaten Sigi, Donggala dan kota Palu mengikuti Workshop Peningkatan Kompetensi Imam Masjid, yang diselenggarakan oleh Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM), Provinsi Sulawesi Tengah, bertempat di aula Asrama Haji Palu. Ahad, (26/12).

Ketua Umum Pengurus Wilayah IPIM Sulawesi Tengah, Drs.H. Abd. Aziz Tammauni, M.M, mengatakan, profesi imam masjid telah banyak memberikan sumbangsih besar terhadap peradaban ummat, mengingat profesi ini tidak semua orang mampu melakukannya.

“Contoh sederhana, ketika imam berhalangan datang ke masjid, maka bisa dipastikan para jamaah akan kebingungan, siapa yang akan memimpin mereka shalat, masing-masing menolak dan memaksa jamaah lainnya, komiumo,”kata Abd. Aziz memgawali sambutannya.

Menurutnya, profesi imam perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah mengingat fungsi imam sangat vital ditengah masyarakat Islam, mulai dari manusia itu lahir hingga meninggal dunia semuanya membutuhkan keterlibatan imam masjid.

“Saat anaknya lahir, aqiqah, gunting rambut, yang dicari imam, apalagi saat meninggal dunia, penyelenggaraan jenazah semuanya menjadi tanggung jawab imam masjid, olehnya perlu diberikan reward kepada para imam masjid ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Ulyas Thaha, M.Pd, menegaskan agar para imam harus bersikap moderat, adil pada para jamaahnya, tidak ekstrim. Jika ada sesuatu yang menjadi problem bisa dikonsultasikan dengan Ijtihad Persaudaraan Imam Masjid sebagai lembaga yang menaungi para imam masjid.

“Jika ada persoalan yang terjadi, seorang imam harus bijaksana menyikapinya, toleransi dan mampu menjaga keseimbangan, tidak mengambil keputusan sendiri, termasuk menghadapi jamaah yang beragam pemikiran dan pemahamannya, jika dirasakan tidak menyelesaikan, langsung konsultasikan ke IPIM sebagai organisasi yang menaungi para imam masjid,” sarannya.

Kakanwil Kemenag Sulteng yang baru beberapa bulan bertugas di Sulawesi Tengah itu mengaku sangat terbantu dengan kehadiran IPIM yang secara tidak langsung sudah ikut membantu kementerian Agama.

“Di Kementerian Agama ada sub bidang Kemasjidan, maka secara tidak langsung kami sangat terbantu khususnya yang terkait dengan pembinaan kompetensi para imam masjid, walau saya akui tugaspara imam masjid ini sangat berat, namun akan menjadi ringan jika mereka disejahterakan”jelasnya.

Ketua Panitia, Drs. H.Hamzah Rudji dalam laporannya mengatakan, para imam mendapatkan materi dari para pakar yang ahli dibidangnya masing-masing yakni, Prof. Dr. H. Zainal Abidin,M.Ag, Prof. Dr. H. Rusli, M.Soc, Dr. H. Moh. Idhan dan Drs. H. Abd. Aziz Tammauni,M.M.

Para imam yang berasal dari sejumlah masjid di Sigi, Donggala dan kota Palu itu akan dibekali dengan pengetahuan seputar pentingnya pengetahuan Fiqhi bagi imam masjid, Tahsinul Qiraah bagi imam masjid, peran imam masjid dalam menghadapi problem sosial jamaah masjid dan eksistensi IPIM sebagai organisasi wadah imam masjid.

Hamzah Rudji menekankan pentingnya kegiatan untuk mewujudknyatakan sebuah program praktis dan strategis berupa peningkatan kompetensi imam masjid yang mengusung slogan bergerak cepat dan tuntas, IPIM hebat, Imam berkualitas.

Acara ini dibuka oleh gubernur yang diwakili oleh pejabat pelaksana sektretaris daerah provinsi Sulawesi Tengah, H. Muh. Faisal Mang. Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama kota Palu, Dr. H. Nasaruddin L. Midu, Ketua Dewan Masjid Indonesia Sulawesi Tengah, Kepala Biro Kesra provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Badan Kesbangpol provinsi Sulawesi Tengah dan unsur Forkompinda provinsi Sulawesi Tengah.

Laporan: Ridwan Laki

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.