Pakar Pemasaran Unisa Sebut Medsos Sarana Promosi Paling Efektif Saat Ini

Pakar Pemasaran Unisa Sebut Medsos Sarana Promosi Paling Efektif Saat Ini

Palu-Wartakiat| Pakar Pemasaran dari Universitas Alkhairaat (Unisa), Marjun Pakaya menyebut salah satu sarana paling efektif untuk promosi produk saat ini adalah media sosial (medsos). Hal itu dikemukakannya saat memberikan materi Penguatan Pemasaran Produk dengan Sistem Informasi Produk Home Industri Ibu-ibu Nelayan desa Kaliburu, kecamatan Sindue Tombusabora, kabupaten Donggala. Jumat, (18/6).

Disisi lain, Wakil Rektor bidang Keuangan itu juga  mengakui jika promosi di media sosial  menjadi kurang efektif disebabkan ibu-ibu belum semua memiliki smartphone. Selain itu, mereka memiliki kesibukan sebagai ibu rumah tangga, sehingga tidak memiliki banyak waktu, bahkan mungkin ada yang belum memiliki akun media sosial dan belum bisa menggunakannya dengan baik.

Pada kesempatan itu, ia meminta ibu-ibu untuk membiasakan melakukan pencatatan modal yang dikeluarkan, karena ada hal-hal yang luput dari pencatatan. Ia mencontohkan jika ada baskom yang pecah, sewa giling kelapa, tidak lagi dicatat, padahal itu bagian dari belanja modal, dan banyak hal kecil lainnya yang dianggap sepele tidak lagi tercatat.

Selain itu, Mantan Dekan Fakultas Ekonomi Unisa itu meminta ibu-ibu agar selalu memantau harga pasar dan memperluas jaringan hingga ke kota Palu serta memperbanyak jumlah produksi produk.

“Disini banyak kelapa kan, coba buat minyak tahan simpan, jual dengan harga yang sama dengan harga pasar, jangan jual mahal walau kualitasnya lebih baik, pembeli pasti lebih memilih produknya ibu-ibu karena kualitasnya lebih baik tahan simpan. Saya siap membeli 100 botol,”kata Marjun disambut antusias puluhan ibu-ibu yang memadati ruang pertemuan kantor desa Kaliburu.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh tim abdimas Universitas Alkhairaat itu diketuai oleh dosen Ekonomi Syariah (ES), Fakultas Agama Islam (FAI), Ningsih, S.E.,M.M. dengan judul pengabdian “Penguatan Pemasaran Produk dengan Sistem Informasi Produk Home Industri Ibu-ibu Nelayan desa Kaliburu”.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Unisa, Abdul Kadir Alkaf menambahkan, ibu-ibu perlu memperhatikan kemasan produk, karena hal itu menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli. Ia mengaku bersedia membantu ibu-ibu melatih cara membuat kemasan yang menarik, termasuk cara mengurus izin sertifikasi halal dan lainnya yang berhubungan dengan home industri.

Sementara itu Pelaksana Kepala Desa Kaliburu, Dirwan, menyambut baik dan berterimakasih kepada dosen-dosen Universitas Alkhairaat yang selama ini sudah banyak memberikan bantuan pelatihan keterampilan dan sejenisnya kepada masyarakat desa Kaliburu.

“Atas nama pemerintah desa dan masyarakat desa Kaliburu mengucapkan terimakasih kepada Universitas Alkhairaat, sudah tidak terhitung lagi para dosennya datang memberikan manfaat untuk masyarakat kami, kami setiap saat selalu menerima kehadiran bapak-ibu dosen dari Unisa,”katanya.

Turut hadir, Kepala Divisi Pengabdian kepada Masyarakat, Muhamad Gulom dan tim abdimas Unisa serta aparat desa Kaliburu kecamatan Sindue Tombusabora.

Laporan : Ridwan Laki

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.