Dosen Pertanian UNISA Palu Kembali Torehkan Prestasi di Forum Ilmiah

Dosen Pertanian UNISA Palu Kembali Torehkan Prestasi di Forum Ilmiah

Palu-Wartakiat| Dosen Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Alkhairaat (UNISA), Palu, Dr Sri Sudewi, menorehkan prestasi membanggakan bagi institusinya, Doktor Jebolan Universitas Hasanuddin Makassar itu, keluar sebagai presenter oral terbaik pada Seminar Nasional yang dilaksanakan oleh Politeknik Pertanian Negeri Pangkep baru-baru ini.

Seminar Nasional dalam rangka Dies Natalies ke-34 Politeknik Pertanian Negeri Pangkep itu dilaksanakan di Aula Politani diikuti puluhan peserta secara virtual zoom meeting.

Sri Sudewi mempresentasikan materi dengan judul, Respon Pertumbuhan Tanaman Selada Merah (Lactuca sativa, L. Var. Olga. Red) pada Berbagai Jenis Media Tanam yang Berbeda Dengan Teknologi Hidroponik Sistem Terapung.

“Inti materi yang saya presentasikan itu adalah teknologi inovasi budidaya tanaman dapat digunakan pada lahan terbatas seperti pertanian perkotaan atau urban farming,”katanya pada media ini, Ahad, (2/10).

Penelitian ini, kata ibu dua anak itu, juga dapat diterapkan pada lingkungan pekarangan rumah, atau area dengan kondisi lahan yang sempit. Teknologi ini, hematnya, tidak membutuhkan biaya besar, tanpa instalasi, tanpa aliran listrik untuk sirkulasi.

Menurutnya, bahan dan alat yang digunakan juga sangat sederhana serta mudah diperoleh, dengan memanfaatkan barang-barang bekas, seperti, gelas plastik kemasan dan ember bekas yang kami namakan hidroponik sistem terapung tanpa sirkulasi.

Selanjutnya, kata Sri Sudewi, penelitian dilakukan dengan menguji jenis media tanam yang berbeda, seperti, rockwool, arang sekam, serbuk gergaji, dan cocopeat untuk diterapkan pada sistem ini.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, arang sekam berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan selada merah walaupun tidak berbeda nyata dengan media rockwool.

Berdasarkan hasil penelitianya itu, ia merekomendasikan untuk memanfaatkan arang sekam sebagai media tanam dalam sistem hidroponik. Sehingga lebih efektif, efisien dan ekonomis, tanpa harus membeli media rockwool yang harganya lumayan mahal.

Menariknya, hasil penelitiannya itu ternyata sejalan dengan Visi Politeknik Negeri Pangkep sebagai Perguruan Tinggi Pendidikan Vokasi dengan menghasilkan penelitian-penelitian yang mudah untuk diterapkan ke masyarakat, sekaligus mengantarkannya menjadi salah satu presenter terbaik dari room dua bidang ilmu pertanian.

Laporan: Ridwan Laki

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.