Membangun Keamanan Pangan untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

Membangun Keamanan Pangan untuk Masa Depan yang Berkelanjutan

Oleh : If’all

Di tengah tantangan lingkungan yang semakin kompleks dan pertumbuhan populasi yang pesat, keamanan pangan menjadi salah satu isu krusial yang harus segera ditangani. Menjamin pasokan pangan yang aman, berkelanjutan, dan bergizi untuk semua orang adalah tugas yang membutuhkan kolaborasi global dan langkah-langkah inovatif. Di bawah ini, kami akan membahas pentingnya membangun keamanan pangan untuk masa depan yang berkelanjutan.

Pertama-tama, keamanan pangan memainkan peran krusial dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, hampir 690 juta orang di seluruh dunia menderita kelaparan kronis pada tahun 2020. Krisis pangan ini sebagian besar disebabkan oleh konflik, perubahan iklim, dan perubahan ekonomi yang tak terkendali. Oleh karena itu, langkah-langkah konkret harus diambil untuk mengatasi masalah ini. Peningkatan produksi pangan, diversifikasi pertanian, dan distribusi yang adil adalah beberapa solusi yang harus diperjuangkan.

Kedua, perubahan iklim merupakan ancaman nyata terhadap keamanan pangan global. Peningkatan suhu rata-rata global, perubahan pola hujan, dan bencana alam semakin sering terjadi. Akibatnya, produktivitas pertanian terganggu, dan pasokan pangan menjadi tidak stabil. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan praktik pertanian yang berkelanjutan secara lingkungan dan adaptif terhadap perubahan iklim. Investasi dalam teknologi pertanian yang inovatif, termasuk pertanian berbasis digital dan penggunaan sumber daya alam yang efisien, akan membantu meningkatkan produksi pangan dan mengurangi kerentanan terhadap perubahan iklim.

Ketiga, keamanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pangan, tetapi juga dengan kualitas dan keamanan pangan itu sendiri. Memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat bebas dari kontaminasi dan bahan kimia berbahaya sangat penting. Pemerintah, produsen pangan, dan konsumen perlu bekerja sama untuk memastikan adanya regulasi ketat, pengawasan yang efektif, dan edukasi mengenai praktik pertanian dan pangan yang aman. Selain itu, penting juga untuk mendorong sistem pangan lokal yang berkelanjutan, yang dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan transparansi rantai pasokan.

Terakhir, kesenjangan sosial dan ekonomi juga memiliki dampak signifikan terhadap keamanan pangan. Masyarakat yang miskin dan terpinggirkan sering kali menghadapi akses yang terbatas terhadap pangan berkualitas dan bergizi. Oleh karena itu, kebijakan publik harus mengedepankan inklusivitas dan keadilan, sehingga semua orang memiliki kesempatan yang sama. wallahul musta’an

 

Penulis : Dosen Universitas Alkhairaat

Wartakiat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *