Prodi Pendidikan Teknologi Informasi FKIP UNISA Palu Memiliki Prospek yang Cerah
Palu-WartakiatΙ Progrm Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu, memiliki prospek yang cerah kedepannya. Keberadaan lembaga pendidikan Alkhairaat menjadi nilai jual yang tinggi dengan keberadaan Sekolah-Sekolah dan Madrasah yang tersebar diseluruh Indonesia. Khususnya dikawasan Timur Indonesia.
Hal itu menjadi salah satu catatan dari asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan ( LAMDIK), yang turun melakukan asesmen lapangan selama dua hari 12-13 Juni 2026 di kampus II Unisa, jalan Karanjalembah, Sigi. Disis lain asessor juga memberikan catatab, yakni perlunya penyempurnaan struktur organisasi dan tata kelola fakultas yang ditetapkan melalui regulasi resmi serta diturunkan hingga tingkat program studi sesuai dengan statuta Universitas.
Selain itu, visi program studi perlu menampilkan penciri keilmuan yang lebih spesifik dengan tetap mengacu pada visi universitas dan fakultas.
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu, Sitti Hadija Alaydrus mengatakan, kehadiran tim dari LAMDIK ini banyak memberikan informasi baru, khususnya dalam peningkatan mutu fakultas dan program studi.
“Kehadiran tim dari LAMDIK ini sangat penting bagi kami di FKIP, karena kedepan ada dua prodi lagi yang akan diasesmen, yakni prodi pendidikan matematika dan prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia,”kata Ibu tiga anak ini.
Khusus Prodi PTI ini kata Hadija, diakuinya masih banyak yang perlu dibenaahi kedepannya, butuh support dari Universitas dan Yayasan untuk menjadikan prodi ini menjadi icon baru di Universitas Alkhairaat, khususya dalam peningkatan sarana prasarana dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun ia tetap yakin akan mendapatkan nilai yang baik.
Dia mengatakan salah satu rekomendasi asesor lainnya adalah memperkuat pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), melalui kegiatan monitoring, evaluasi, audit mutu internal, serta tindak lanjut hasil evaluasi secara berkelanjutan.
“Dari lima rekomendasi dari tim asessor LAMDIK menurut saya semuanya perlu mendaaptakan tanggapan dan realisasi menindaklanjuti seeluruh rekomendasi tersebut sesuai kewenangan masing-masing unit,”katanya.
Ketua Prodi PTI Hasrul menambahkan, dua asessor tersebut sudah kembali ke Yogyakarta ahad dinihari tadi, yakni Prof. Dr. Budi Murtiyasa, M.Kom dari Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Dr. Ir. Priyanto, M.Kom dari Universitas Negeri Yogyakarta.
Laporan: HUMAS UNISA PALU
