LPPM UNISA Palu Gelar Monev Internal Hibah DPPM Kemendiktisaintek 2026

LPPM UNISA Palu Gelar Monev Internal Hibah DPPM Kemendiktisaintek 2026

Palu-WartakiatΙLembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu menggelar monitoring dan evaluasi (monev) internal pelaksanaan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2026. Kegiatan itu berlangsung  di Aula Dr. Ir. Aris Aksarah, Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat. Selasa, (22/9).

Monev dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program hibah sesuai dengan proposal, target luaran, jadwal kegiatan, dan ketentuan DPPM Kemendiktisaintek.

Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Universitas Alkhairaat Dr. Muhammad Yasin, Ketua LPPM UNISA Palu Dr. Ir. If’all dan Ketua Senat Universitas Alkhairaat, Prof. Dr. Ir. Kasman Jaya serta para dosen penerima hibah, serta tim LPPM Universitas Alkhairaat.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Alkhairaat Dr. Muhammad Yasin mengapresiasi LPPM dan para dosen yang berupaya meningkatkan produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan memperoleh hibah kompetitif dari kementerian merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas akademik Universitas Alkhairaat.

“Penelitian bukan hanya tentang mendapatkan pendanaan, tetapi bagaimana menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat reputasi akademik Universitas Alkhairaat,” kata Muhammad Yasin, Rektor UNISA Palu.

Dr. Muhammad Yasin berharap para penerima hibah melaksanakan seluruh kegiatan secara sungguh-sungguh, transparan, dan bertanggung jawab.

Ia juga mendorong agar hasil penelitian tidak berhenti pada laporan administratif, tetapi dikembangkan menjadi publikasi ilmiah, inovasi, rekomendasi kebijakan, atau luaran lain yang berdampak bagi masyarakat.

“Harapan kita bersama, kegiatan penelitian dan pengabdian ini terus meningkat kualitasnya. Dosen harus semakin produktif, mampu berkompetisi, dan menghasilkan karya yang dapat membawa nama Universitas Alkhairaat lebih luas,” katanya.

Sementara itu, Ketua LPPM UNISA Palu Dr. Ir. If’all mengatakan monev internal menjadi instrumen untuk memantau perkembangan program serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi peneliti dan pelaksana pengabdian.

Ia menjelaskan, LPPM tidak hanya menangani pengajuan proposal hibah, tetapi juga mendampingi dosen sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring, hingga penyelesaian luaran penelitian.

“Monitoring dan evaluasi ini kita lakukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan proposal yang telah disetujui. Kalau ada kendala, kita identifikasi sejak awal sehingga dapat segera dicarikan solusi,” jelas If’all, Ketua LPPM UNISA Palu.

Dia berharap para dosen penerima hibah memenuhi seluruh target yang telah ditetapkan, baik dalam pelaksanaan kegiatan, penggunaan anggaran, maupun pencapaian luaran penelitian dan pengabdian.

Menurutnya, peningkatan jumlah dan kualitas hibah yang diperoleh UNISA Palu menunjukkan pertumbuhan kapasitas riset dosen.

Karena itu, LPPM akan terus mendorong dosen meningkatkan kualitas proposal, memperluas jejaring kerja sama penelitian, serta menghasilkan publikasi dan luaran yang memiliki nilai akademik dan manfaat bagi masyarakat.

“Monev ini bukan sekadar mengevaluasi, tetapi menjadi ruang pembinaan agar ke depan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Universitas Alkhairaat semakin baik,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para penerima hibah mempresentasikan perkembangan program masing-masing, meliputi capaian kegiatan, penggunaan anggaran, kendala, dan target luaran yang akan diselesaikan.

LPPM kemudian memberikan masukan dan catatan perbaikan untuk memperkuat pelaksanaan hibah DPPM Kemendiktisaintek tahun 2026.

Universitas Alkhairaat melalui LPPM  menegaskan komitmennya membangun budaya akademik melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang produktif, terukur, akuntabel, dan berdampak nyata.

TIM HUMAS UNISA

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *