Fakultas Perikanan UNISA Palu Survei 42 Calon Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih 2027

Fakultas Perikanan UNISA Palu Survei 42 Calon Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih 2027

Palu-Wartakiat Ι Fakultas Perikanan Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu mendapat mandat melakukan survei di 42 titik calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) 2027 di Sulawesi Tengah (Sulteng), sebagai bagian dari kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap.

Survei tersebut menjadi bagian dari penyiapan dan perencanaan pembangunan kawasan pesisir yang ditujukan untuk memperkuat kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan melalui penyediaan sarana, prasarana, serta pengembangan usaha perikanan.

Manajer Program Survei Penyiapan dan Perencanaan KNMP 2027, Fachrudin A. Yahya, mengatakan, sebelum pelaksanaan survei, telah dilakukan konsolidasi, penyamaan persepsi, serta penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dan kontrak bersama mitra pembangunan KKP di Jakarta, 21 hingga 25 Oktober 2026.

Dari total 158 titik calon lokasi KNMP yang diusulkan di Sulawesi Tengah, Fakultas Perikanan UNISA mendapat tanggung jawab melakukan survei terhadap 42 titik untuk memastikan kesiapan lahan dan mendukung proses perencanaan pembangunan.

“Perencanaan yang berkualitas sangat ditentukan oleh ketersediaan data yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, survei ini penting untuk menggambarkan kondisi riil setiap lokasi sebelum memasuki tahap pembangunan,” kata Fachrudin, Dekan Faperik UNISA Palu.

Dia menambahkan, keterlibatan UNISA dalam program tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia, khususnya tenaga surveyor, dalam pengumpulan dan analisis data pembangunan kawasan pesisir.

“Perencanaan berbasis data yang kuat menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Hasil survei ini diharapkan menjadi dasar objektif untuk menentukan model pendampingan, pemberdayaan, dan pengembangan bisnis ke depan,” kata, Fachrudin, Manajer Program Survei Penyiapan dan Perencanaan KNMP 2027.

Team Leader kegiatan, Umar Alatas,  mengatakan, penilaian dan fasilitasi kesiapan calon lokasi KNMP di Sulawesi Tengah berlangsung selama kurang lebih 60 hari kalender, mulai 22 Oktober hingga 20 Desember 2026.

Umar mengatakakan, sebanyak 51 personel tim survei disiapkan untuk melaksanakan penilaian terhadap 42 titik calon lokasi yang tersebar di Kabupaten Banggai Laut sebanyak 20 titik, Kabupaten Buol sembilan titik, Kabupaten Sigi empat titik, dan Kota Palu sembilan titik.

Saat ini, tim mengikuti kegiatan persiapan dan training of trainers (TOT) di Swiss-Belhotel pada 26 sampai 30 Oktober 2026. Selanjutnya, tim penilai dan fasilitasi akan dimobilisasi secara bertahap mulai pekan depan ke lokasi sasaran.

Umar menambahkan, tahapan kegiatan meliputi verifikasi data usulan calon lokasi, survei dan pengumpulan bukti lapangan, verifikasi data dan bukti, serta pelaksanaan diskusi kelompok terarah (focus group discussion/FGD) di tingkat desa atau kelurahan dan kabupaten serta data yang dihimpun menggambarkan kondisi riil desa, kapasitas produksi perikanan, kebutuhan sarana dan prasarana, serta peluang pengembangan usaha masyarakat.

“Keberhasilan survei ini penting untuk memastikan program KNMP direncanakan sesuai kebutuhan dan potensi setiap wilayah. Dengan data yang valid, pembangunan kawasan nelayan diharapkan lebih tepat sasaran dan mampu mendukung keberlanjutan usaha perikanan masyarakat,” jelas Umar, team leader kegiatan.

Keterlibatan Fakultas Perikanan UNISA Palu dalam program tersebut sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sektor perikanan, khususnya melalui penyediaan data lapangan sebagai dasar pengambilan kebijakan dan perencanaan kawasan pesisir.

TIM HUMAS UNISA

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *