Pesan Almamater Rektor Universitas Alkhairaaat Pada Wisuda Sarjana ke-35 Pascasarjana ke-2 dan Profesi Dokter ke-12
Palu-WartakiatΙ Keberhasilan wisudawan bukanlah keberhasilan individu, akan tetapi merupakan keberhasilan kolektif, yang di dalamnya mencakup do’a yang tak putus dari orang-orang terkasih, cucuran keringat bercampur air mata sebagai wujud kerja keras dan pengabdian tulus dan ikhlas dari semua komponen Universitas Alkhairaat Palu.
Hal itu disampaikan Rektor Dr. Muhammad Yasin mengawali pesan almamaternya dihadapan para wisudawan, orang tua dan tamu undangan pada Wisuda Sarjana ke-35, Pascasarjana ke-2 dan Profesi Dokter ke-12 tahun 2025.
Dalam pelaksanaan wisuda kali ini, Universitas Alkhairaat kembali melepas sebanyak 305 orang alumni, dari berbagai program studi, termasu beberapa dokter baru yang sangat dirindukan kehadirannya oleh masyarakat untuk dapat berkolaborsi dengan pemerintah dalam program Gubernur Sulawesi Tengah “Berani Sehat”.
Di antara para wisudawan yang dilantik hari ini, terdapat beberapa orang yang layak mendapat ucapan selamat secara khusus, karena telah lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi di Fakultas dan Prodi masing-masing. Diantara ratusam mahasiswa yang diwisuda hari ini, terdapat satu orang mahasiswa yang sedang menjalani ujian dari Allah SWT, Rhenaldhy, stambuk 203121055, Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, sedang menjalani Kemotheraphi.
“Jadwal kemo nya bertepatan dengan hari wisuda, terpaksa jamnya dimajukan lebih pagi lagi karena keinginan besarnya untuk tetap ikut prosesi wisuda hari ini, ” kata Rektor.
Lebih lanjut rektor mengatakan, sadar akan semakin tingginya standar kehidupan manusia, menuntut semua sektor penyedia kebutuhan manusia itu, berbenah untuk meningkatkan kualitas agar tetap relevan diera digitalisasi saat ini. Demikian halnya dengan pengelolaan perguruan tinggi wabil khusus perguruan tinggi swasta, menuntut agar kesatuan visi dan misi penyelenggara dan pengelola pendidikan tinggi, selalu seiring dan sejalan guna memenuhi standar kehidupan yang semakin tinggi tersebut.
Agar tetap berada dihati masyarakat, dan tetap menjadi pilihan, maka Universitas Alkairaat melakukan langkah kongkrit dan terukur guna meningkatkan akreditasi prodi, dari akreditasi “baik“ menjadi “baik sekali” yang akreditasi “baik sekali” menjadi “unggul khususnya untuk tiga Program Studi, prodi agroteknologi, keuanggulannya karena telah memiliki dua Guru Besar, dosen pengajar bergelar Doktor lebih 85 %, bahkan merencanakan tahun depan untuk membuka Program Strata Tiga (S3), prodi manajemen, keunggulannya karena sejak 15 tahun terakhir, telah tiga kali mendapatkan peringkat akreditasi Baik Sekali, kerjasama Internasional, memiliki galeri investasi, dosen berpendidikan S3 akan semakin bertambah beberapa tahun kedepan dan prodi Pendidikan kedokteran dan prodi profesi, keunggulannya terletak pada ciri khasnya, memiliki blok pembelajaran “blok Kesehatan, Haji-Umrah, Keselamatan dan blok Penyelaman” serta kerjasama Internasional.
“Kami baru bisa melakukan peningkatan akreditasi dengan skala prioritas, dan belum secara masif karena sumberdaya yang dimiliki masih dalam pemantapan secara berkelanjutan. Oleh karena itu kami pun berikhtiar membuka tirai pembatas dengan dunia luar untuk dapat berkolaborasi dalam bingkai kerja sama yang saling menguntungkan dan saling memajukan,” kata Rektor.
Beberapa hasil dari kolaborasi tersebut antara lain, sesuai data yang masuk hingga bulan Nopember, tercatat 254 mahasiswa yang telah mendapatkan beasiswa Berani Cerdas dari Gubernur Sulawesi Tengah. Melalui pembinaan dan bimbingan LLDIKTI Wil.XVI, yang tak kenal lelah sehingga proposal penelitian dosen Universitas Alkhairaat yang lolos untuk mendapatkan dana hibah Kemendiktisaintek dua tahu terakhir meningkat signifikan. Membentuk Tim Percepatan Jabatan Fungsional LK dan GB. Dan Alhamdulillah saat ini telah tampak hasilnya dengan berhasilnya 9 orang dosen LK dan 2 orang Guru Besar.
Kolaborasi dengan Universitas Tadulako dan UIN Datokarama, telah melahirkan KKN tematik bersama yang dimulai tahun ini. Kolaborasi dengan Unismuh Makassar, ditunjukkan dengan Kunjungan Dekan Fakultas Ekonomi kebeberapa perguruan tinggi di Mesir, Saudi Arabia, dan Malaysia sebulan yang lalu. Sebagai Anggota AIPKI WIL. 6, Rektor dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat dan 11 perguruan tinggi penyelenggara Kedokteran, pada tanggal 2-12 Desember 2025 melakukan kunjungan ke King Abdul Aziz University dengan agenda, Seminar Internasional, Kerjasama Internasional, Pengabdian Internasional, dan Umrah bersama bagi yang beragama Islam.
Laporan: TIM
