Evaluasi Kinerja Hibah Perkuat Mutu Riset Perguruan Tinggi Swasta di LLDIKTI XVI

Evaluasi Kinerja Hibah Perkuat Mutu Riset Perguruan Tinggi Swasta di LLDIKTI XVI

Palu-Wartakiat Ι Evaluasi kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi, khususnya pada Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Evaluasi Kinerja Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026, yang dilaksanakan di Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu, Rabu (23/9).
Kegiatan evaluasi yang berlangsung sejak 21 hingga 23 September 2026 tersebut diikuti sejumlah perguruan tinggi swasta di lingkungan LLDIKTI Wilayah XVI.

“Untuk hari ini, UNISA Palu bertindak sebagai tuan rumah, dengan peserta dari Universitas Alkhairaat, Universitas Kristen Tentena, Universitas Sintuwu Maroso Poso, serta Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan Palu,”kata If’all, Ketua LPPM UNISA Palu.

Dr. Ir. If’all mengatakan, evaluasi tidak hanya diarahkan untuk melihat capaian pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga memastikan pengelolaan hibah berjalan sesuai ketentuan, tertib administrasi, akuntabel, serta menghasilkan luaran yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi, setiap tim peneliti diminta menyiapkan berbagai data dan dokumen pendukung sebagai bahan pemeriksaan dan verifikasi.
Dokumen tersebut antara lain kontrak turunan antara perguruan tinggi swasta dengan peneliti, kuitansi pembayaran dari PTS kepada peneliti, berita acara pembayaran, Surat Pertanggungjawaban (SPJ), bukti pembayaran pajak, Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), serta bukti luaran riset tahun 2025.

Selain itu, tim peneliti juga diminta menyiapkan dokumen lain yang dianggap relevan untuk mendukung proses evaluasi.
Kelengkapan dokumen tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa pelaksanaan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas akademik dan kelembagaan perguruan tinggi.

Ketua LPPM UNISA  itu menegaskan keberadaan kegiatan evaluasi menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk memperkuat budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, peningkatan kualitas riset tidak hanya diukur dari jumlah proposal yang mendapatkan pendanaan, tetapi juga dari proses pelaksanaan, kualitas luaran, kebermanfaatan hasil penelitian, serta tertibnya pertanggungjawaban administrasi dan keuangan.

“Penelitian harus menghasilkan luaran yang jelas dan memberikan kontribusi. Karena itu, proses monitoring dan evaluasi menjadi penting untuk memastikan seluruh tahapan berjalan dengan baik,” kata If’all, Ketua LPPM UNISA Palu.

Dia juga menyampaikan bahwa LPPM UNISA Palu terus mendorong dosen agar meningkatkan produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kualitas proposal agar mampu bersaing dalam memperoleh pendanaan hibah.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNISA Palu, Dr. Ahsan Mardjudo, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan evaluasi yang menjadikan Universitas Alkhairaat sebagai salah satu tempat pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas perguruan tinggi. Karena itu, pelaksanaannya perlu terus diperkuat melalui tata kelola yang baik, transparan, dan berorientasi pada luaran.

Ia berharap kegiatan evaluasi tersebut dapat menjadi ruang bagi perguruan tinggi dan para peneliti untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan program sekaligus memperbaiki berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan.

“Evaluasi seperti ini penting untuk memastikan bahwa setiap program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat benar-benar dilaksanakan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta masyarakat,” kata Ahsan, Wakil Rektor I UNISA Palu.

Kegiatan evaluasi yang mempertemukan beberapa PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah XVI tersebut juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan pertukaran pengalaman antar lembaga dalam pengelolaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui evaluasi secara berkala, perguruan tinggi diharapkan semakin tertib dalam pengelolaan hibah, meningkatkan kualitas luaran penelitian, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan agenda pemeriksaan dan verifikasi dokumen pendukung serta evaluasi pelaksanaan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun anggaran 2026.

Sementara itu perwakilan LLDIKTI Wilayah XVI mengatakan, Rabu hari ini adalah hari terakhir mereka melakukan monitoring dan evaluasi kinerja PTS.

Sebelumnya sudah dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Palu dengan peserta Universitas Muhammadiyah, Politeknik Palu, Politeknik Cendrawasih Palu. Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Pelita Mas Palu dengan peserta Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Pelita Mas Palu, Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda dan STIMIK Adhi Guna. Universitas Widya Nusantara dan Universitas Abdul Aziz Lamadjido.

TIM HUMAS UNISA PALU

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *