Tingkatkan Computational Thinking Siswa, Dosen FKIP UNISA Palu Latih Pemrograman Scratch di MTs Alkhairaat Soulowe
Palu- Wartakiat Ι Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu memberikan pelatihan pemrograman visual berbasis Scratch kepada siswa-siswi MTs Alkhairaat Soulowe, Senin (19/10).
Kegiatan yang didukung hibah internal Universitas Alkhairaat ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan computational thinking atau berpikir komputasional siswa melalui pengenalan pemrograman sejak dini.
Pelatihan berlangsung di Laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) MTs Alkhairaat Soulowe. Melalui kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan pemrograman visual yang memungkinkan mereka belajar menyusun instruksi, memahami alur logika, serta mengembangkan kemampuan memecahkan masalah secara sistematis.
Kepala MTs Alkhairaat Soulowe, Maslina, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengaku bersyukur karena sekolahnya mendapat kesempatan untuk menjadi tempat pelaksanaan program pengabdian dosen perguruan tinggi.
“Kami bersyukur tim telah memilih sekolah kami. Saya yakin tidak semua sekolah mendapatkan kesempatan seperti ini. Di sekolah kami, pelaksanaan ujian akhir semester juga sudah berbasis online, sehingga tambahan pengetahuan tentang teknologi informasi ini sangat besar manfaatnya bagi siswa-siswi kami,” ujar Maslina, Kepala Madrasah Tsanawiyah Alkhairaat Soulowe.
Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk memperluas wawasan dan mengenal teknologi tidak hanya sebagai sarana menggunakan perangkat digital, tetapi juga sebagai media untuk belajar, berpikir logis, dan menghasilkan karya.
Tim pemateri yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Emil Hardiansyah, Novita Salwa, Ridwan, Hasrul, serta dua mahasiswa FKIP UNISA Palu. Mereka memberikan edukasi dan pendampingan kepada siswa dalam mengenal dasar-dasar pemrograman visual menggunakan Scratch.
Anggota tim pengabdian, Emil Hardianyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam memperluas literasi digital di lingkungan sekolah, khususnya dalam membangun kemampuan berpikir komputasional siswa.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami bagaimana teknologi bekerja dan bagaimana mereka dapat memanfaatkannya untuk menciptakan sesuatu. Kemampuan berpikir komputasional penting untuk melatih logika, kreativitas, dan keterampilan memecahkan masalah,” kata Emil, dosen Prodi PTI FKIP UNISA Palu.
Ia menjelaskan, pemrograman visual berbasis Scratch dipilih sebagai media pembelajaran karena memungkinkan siswa mengenal konsep pemrograman melalui penyusunan blok-blok perintah secara visual. Pendekatan ini diharapkan membuat pembelajaran teknologi informasi lebih mudah dipahami dan menarik bagi siswa tingkat madrasah tsanawiyah.
Ketua tim pengabdian, Ridwan mengatakan, selain menjalankan program pengabdian kepada masyarakat, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) FKIP UNISA Palu kepada masyarakat pendidikan.
“Bagi guru yang menekuni bidang teknologi informasi, guru TIK, maupun operator sekolah yang ingin meningkatkan kompetensi akademik dan profesional, kami membuka kesempatan untuk bergabung di Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi UNISA Palu. Program studi ini didukung tenaga dosen yang memiliki keahlian di bidangnya,” kata Ridwan, Dosen PTI FKIP UNISA Palu.
Pada kesempatan tersebut, Ridwan selaku ketua tim menyerahkan piagam penghargaan kepada Kepala MTs Alkhairaat Soulowe, Maslina, sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama madrasah dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui program ini, FKIP UNISA Palu berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat terus diperkuat, terutama dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi serta mempersiapkan peserta didik menghadapi perkembangan pendidikan di era digital.
TIM HUMAS UNISA