600 Peserta Ikuti Seminar Pengembangan Program Supply Chain Management for E-Commerce di Perguruan Tinggi

Bandung-Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyelenggarakan Seminar Pengembangan Program Supply Chain Management for E-Commerce di Perguruan Tinggi pada Kamis (03/10/2019). Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan program kapasitas pendidikan teknis dan pengembangan relevansi pendidikan dalam bidang e-commerce dan e-logistic pada lembaga pendidikan Vokasi/Politeknik.
Direktur Pembelajaran, Ditjen Belmawa, Paristiyanti Nurwardani, membuka langsung seminar yang diselenggarakan di Savoy Homan, Bandung ini. Ia berharap kegiatan yang diikut oleh 600 peserta ini bermanfaat untuk meningkatkan jejaring kerja sama dan bertukar wacana dalam tingkat nasional dan internasional bagi perguriuan tinggi vokasi untuk mengembangkan e-commerce dan e-logistic.
“Kami juga mempersilahkan untuk melakukan kerjasama dengan 7 politeknik yang telah terlebih dahulu mengikuti pelatihan e-commerce dimana mereka sudah memiliki Master Trainer E-Commerce, dan juga dengan Republic Polytechnic, Singapura” bubuh Paristiyanti.
Paristiyanti pun menjelaskan penting bagi akademisi di vokasi atau Politeknik untuk menyebarluaskan menyebarluaskan informasi tentang pentingnya e-commerce/e-logistic sebagai bagian penting dari ekonomi digital. Sehingga, minat calon mahasiswa untuk menekuni bidang ini menjadi tinggi.
Dosen di lembaga vokasi pun diharapkan mampu memperbaiki kurikulum dan metode pembelajaran dalam manajemen logistik dan rantai pastok di era digital ini. Kurikulum yang tradisional harus bertranformasi menjadi pembelajaran aktif.
”Perlu juga masukan tentang kebutuhan industri terkait e-commerce dan e-logistic. Di seminar ini diharapkan ada masukan atau gagasan segar dari peserta tentang pengembangan kurikulum dan pembelajaran tentang e-commerce/e-logistic di perguruan tinggi yang link and match dengan dunia usaha dan dunia industri,” pungkasnya.
Hadir dalam kegiatan ini para dosen dan mahasiswa Politeknik dan Pendidikan Vokasi. Acara ini turut dihadiri oleh para ahli seperti Direktur Jenderal Belmawa, Kemenristekdikti Ismunandar; Presiden Direktur PT Pos Indonesia, Gilarsi Wahyu Setijono; Office of International Relation Republic Polytechnic Singapore Dr. Terence Chong; Direktur Pembelajaran Paristiyanti Nurwardani; Chairman of POS Foundation for Polytechnic POS and STIMLOG Hariyanto; Direktur Politeknik Negeri Bandung Rachmad Imbang T.; serta perwakilan Master Trainer dari Politeknik POS & STIMLOG dan Politeknik Negeri.
Seminar ini adalah bentuk pengembangan dari peran Kemenristekdikti melalui Ditjen Belmawa dalam peningkatan mutu Politeknik/Pendidikan Vokasi sesuai dengan Permenristekdikti no. 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Kegiatan ini merupakan implementasi kerjasama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Singapura melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Politeknik di Indonesia dan Republic Polytechnic Singapura. Kerja sama ini tertuang dalam MoU antara Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan dengan Republic Polytechnic tentang Pengembangan Kapasitas untuk Pendidikan Teknis dalam Manajemen Rantai Pasok untuk e-commerce. Berbagai kegiatan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi vokasi ini telah diselenggarakan sejak tahun 2018. (belmawa.ristekdikti.go.id)