Donor Darah Awali Kegiatan Milad Unisa, Dosen Unisa Cetak Rekor

Donor Darah Awali Kegiatan Milad Unisa, Dosen Unisa Cetak Rekor

Palu-wartakiat | Kegiatan donor darah yang diprakarsai oleh Tim Bantuan Medis (TBM), Arteria Fakultas Kedokteran (FK), Universitas Alkhairaat (Unisa), yang bekerjasama dengan UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anutapura Kota Palu, mengawali rangkaian kegiatan Milad Universitas Alkhairaat ke XXX yang akan digelar hingga akhir Pebruari 2020 mendatang.

Pantauan Media ini, di Aula Ibnu Sina, tempat pelaksanaan donor darah berlangsung, Rabu, (18/12), para dosen dan mahasiswa terlihat mengantri untuk mendonorkan darahnya.

Selain para dosen, pegawai dan mahasiswa, juga terlihat puluhan anggota TNI AD dari Komando Rayon Militer(Koramil), 01 Donggala, yang kebetulan bersebelahan dengan Fakultas Kedokteran, juga turut mendonorkan darahnya.

Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan, dr. Lutfiah mengatakan, kegiatan itu merupakan kerjasama antara TBM Arteria FK dengan UPTD RSUD Anutapura Palu dalam rangka memeriahkan Milad Unisa yang ke-30.

“Setetes darah kita sangat berarti bagi mereka,” singkatnya.

Ketua TBM Arteria FK Unisa, Andi Alim mengatakan, kegiatan itu merupakan salah satu bentuk perhatian mahasiswa membantu pasien yang membutuhkan darah karena berbagai alasan medis, karena terkadang stok darah di rumah sakit sakit terbatas.

Sementara itu, dosen Fakultas Sastra Unisa, Mas’amah Mufti mencatatkan rekor atas namanya sendiri sebagai pendonor darah terbanyak. Sejauh ini Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan itu telah menyumbangkan 67 kantong darahnya.

Ia juga menitipkan pesan kepada para generasi muda, agar rutin mendonorkan darahnya, karena donor darah juga menjadi media untuk cek up kesehatan dan menumbuhkan jiwa sosial. Namun untuk menjadi pendonor, syaratnya umumnya adalah, HB atau sel darah merah/himoglobin harus 12 koma sekian, berat badan 50 Kg, tensi darah harus normal 110 hingga130.

Ia berharap, TBM Arteria FK Unisa, memprogramkan kegiatan semacam ini setiap semester, agar lebih memudahkan pendonor siap saat dibutuhkan.

Menurut pengamatannya, belum semua dosen dan mahasiswa Unisa rutin mendonorkan darahnya. Yang terlihat masih dinominasi oleh dosen dan mahasiswa fakultas kedokteran.

Sementara itu, Ketua Panitia Milad dan Pekan Raya Unisa, Dr. Aris Aksarah mengapresiasi kegiatan donor darah itu. Menurutnya Aris, kegiatan semacam itu harus rutin digelar setiap saat, mengingat kebutuhan darah disejumlah rumah sakit stoknya terbatas. (rl)

Dokumentasi

Wartakiat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares