Anjuran Berbuat Baik Kepada Tetangga

Palu-Wartakiat| Tetangga merupakan orang yang rumahnya bersebelahan dengan kita. Karena saling berdekatan, maka bagaimana pun kehidupan seseorang tidak bisa terlepas dari interaksi bersama para tetangga. Sebab itu, Islam memerintahkan kita untuk selalu menjaga keharmonisan hubungan antartetangga.
Hal itu dikemukakan oleh ustad Husni saat menjadi khatib shalat jumat di mashid Alkautsar jumat kemarin.
Menurutnya, memuliakan tetangga adalah ekspersi keimanan. Rasulullah Saw adalah orang yang sangat menjunjung tinggi keharmonisan antar tetangga. Tindakan Rasulullah itu kata ustad Husni merupakan anjuran bagi orang-orang muslim untuk berbuat baik kepada para tetangga dan memuliakan tetangga.
Dia mengutip hadits nabi Muhammad SAw yang artinya, “Siapa pun yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya, dan siapa pun yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.” (HR Muslim).
Hadits tersebut jelas Husni, menganjurkan untuk berbuat baik dan memuliakan tetangga.
Pada bagian lain ia juga mengungkapkan bahwa tetangga seperti keluarga yang punya hak waris. Malaikat Jibril bahkan sering sekali menasihati Nabi Saw untuk berbuat baik kepada tetangganya.
Karena anjuran itulah, sehingga Nabi Saw mengira bahwa tetangga merupakan orang yang mendapatkan warisan sebagaimana keluarga yang memiliki hubungan darah.
Laporan: Mustafa bin Saggaf Aljufri