Layanan Akademik Bermutu

Layanan Akademik Bermutu

Oleh: Dr Ir. Kasman Jaya Saad, M.Si.

Kembali ingin mengingatkan, ada beban moral menghinggapi kepada mereka yang telah menitipkan anak-anak bangsa kepada institusi kita ini. Ada tuntutan akan mutu pelayanan akademik. Layanan baik dan bermutu itu tentu harus terstandarisi.

Olehnya peningkatan akreditasi itu harus dipahami secara baik agar para anak didik kita sungguh-sungguh mendapat layanan akademik yang bermutu. Keinginan untuk melihat institusi ini lebih maju dan terakreditasi lebih baik adalah motivasi kuat yang selalu membuatku berisik/menulis. Jadi jangan membuat alasan mengapa institusi tidak bisa meningkat akreditasinya, namun fokus saja pada semua alasan mengapa institusi ini harus mewujudkan peningkatan akreditasinya itu.

Sebagai pelecut semangat bagi kawan-kawan pimpinan kini, yang diberi amanah empat tahun ke depan, tentu harus segera melakukan langkah-langkah kongkrit untuk membenahi institusi ini, mulai dari pemenuhan kurikulum MBKM, menyikapi segera transformasi Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Permendikbudristek No.53 Tahun 2023), dan mengoptimalkan kuantitas dan kualitas seluruh sarana dan prasarana yang ada sekarang dan bila diperlukan segera diadakan.

Terpenting pula adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik dosen dan tendiknya. Dosen-dosen yang memiliki karier akademik yang baik harus disupport, jangan mengandalkan semata pada usaha dosen, namun institusi harus memiliki kebijakan dan fasilitas untuk mencapai target pencapaian penelitian dan pengabdian itu. Mari bangun sistem tata kelola institusi ini yang lebih baik, lebih adaptif dan modern, dengan sistem berbasis digital/internet, bila perlu-ditarget- pada semua lini.

Kerjasama yang ada sekarang perlu terus ditingkatkan, tidak sekedar tanda tangan MOU, namun diperlukan kolaborasi yang bersinergi, termasuk kerja sama dengan industri dan penerbit berskala nasional yang bisa memaksimalkan publikasi ilmiah.

Akhirnya, kita harus memulainya dengan menjaga kebersamaan dan kerjasama dengan pondasi “gizi” yang kuat, tak boleh minimalis, namun dalam semangat transparansi dan akuntabilitas. Tabe…

*Penulis adalah Dosen Universitas Alkhairaat/Ketua Komisi Etik Universitas Alkhairaat.

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *