Ketua Utama Alkhairaat; Hadapi Persaingan Global UNISA Harus Membangun Network yang Kredibel

Ketua Utama Alkhairaat; Hadapi Persaingan Global UNISA Harus Membangun Network yang Kredibel

Palu-Wartakiat Ι Ketua Utama Alkhairaat, H.S. Alwi Saggaf Aljufri mengatakan,  saat ini, dengan  ilmu saja belum cukup, saatnya alumni UNISA harus membangun network yang kredibel, seperti memanfaatkan  media sosial  berbasis  dunia kerja dan pengembangan karir, seperti  linkedln, platform ini dirancang khusus untuk jaringan profesional, pengembangan karir dan pencarian kerja. Selain itu juga tersedia Forum  Indonesia Muda (FIM), dengan menyatukan ilmu dan jaringan membuat kita siap menghadapi persaingan global.

Menurut Habib Alwi,  di era disrupsi  saat ini, kita harus memperluas jaringan atau network.  Dengan membangun jaringan yang luas, maka akan terbuka wawasan kita, akan terbuka peluang untuk mendapatkan referensi pekerjaan yang baik, atau belajar dari pengalaman orang-orang yang sukses, membangun kerjasama dan lain sebagainya.

“Saya sarankan, kita semua harus mulai membangun network yang kredibel, seperti memanfaatkan  media sosial  berbasis  dunia kerja dan pengembangan karir seperti  linkedln, platform ini dirancang khusus untuk jaringan profesional, pengembangan karir dan pencarian kerja. Dengan menyatukan ilmu dan jaringan membuat kita siap menghadapi persaingan global,” kata habib Alwi dihadapan wisudawan UNISA beberapa hari lalu.

Wisuda kali ini merupakan sejarah panjang Universitas Alkhairaat, terlebih hadir ditengah-tengah profesi terhormat, yaitu profesi para nabi yang amat istimewa, yakni prefesi belajar mengajar,  banyak pesan-agama yang menyatakan pentingnya profesi ini.

“Kalau cermati bersama, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda “buistu mualliman” aku diutus menjadi guru. Dalam hadist lain, para guru adalah pewaris para nabi. dalam hadist berikutnya, orang yang mengajar dan belajar, pahala keduanya sama“pada kesempatan lain nabi bersabda “para malaikat akan membentangkan sayapnya kepada orang yang mencari ilmu karena ridha dan rela atas apa yang mereka ingin raih’.

Selaku Ketua Utama Alkhairaat, menitipkan pesan kepada kalian,  llmu yang dipelajari telah kalian tuntaskan, kini tiba masanya kembali ke ladang pengabdian ditengah-tengah masyarakat. Apa yang telah diberikan para dosen amalkan sebaik-baiknya, jaga dan harumkan nama almamatermu, ukirlah karir kalian. Karena masa depan, kalian sendiri yang menentukan.

Pada bagian lain, Ketua Utama Alkhairaat berpesan dengan mengutip pernyataan  Syech Abubakar Abu Zein dalam kitabnya, halyetuttaalibul ilmi yang mengatakan,  ada tiga tahapan orang mencari ilmu. Pertama, mampu mengantarkan kita dekat dengan Allah SWT, memberikan kita rasa takut dan akan mengantarkan kita tidak melihat bahwa diri kita lebih baik dari orang lain.

“Di Alkhairaat, tidak menjadikan kita pintar semata, mengapa Guru Tua menyandingkan  ilmu dan taqwa, pesan yang ingin beliau sampaikan kepada kita adalah bahwa ilmu adalah kunci dari tujuan yang ingin kita capai, takut kepada Allah, dekat dengan Allah dan tidak melihat diri kita lebih baik dari orang lain.”tutup Ketua Utama Alkhairaat.

 

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *