UNISA Palu Dampingi Petani Desa Walatana, Kenalkan Alat Transplanter
Sigi-Wartakiat Ι Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat dalam program Mahasiswa Berdampak 2026 melakukan pendampingan kepada kelompok tani di Desa Walatana, Kabupaten Sigi, melalui sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan teknologi pertanian untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi sawah. Senin, (12/10)
Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Desa Walatana, kelompok mitra anutapura dan kelompok remaja desa. Tim pengabdi terdiri atas Jumardin, Siti Fathurrahmi, dan Maulid Sakaria, dengan melibatkan 20 mahasiswa dari Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Kedokteran UNISA Palu.
Teknologi yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah penggunaan alat tanam padi (transplanter). Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu petani meningkatkan efisiensi proses budidaya sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian.
Kegiatan ini turut dihadiri pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Mitra Anutapura, dosen pengabdi, serta mahasiswa yang terlibat dalam program tersebut.
Pemerintah Desa Walatana menyampaikan dukungan terhadap kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dosen dan mahasiswa UNISA Palu. Program tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam membantu masyarakat, khususnya petani, melalui penerapan teknologi pertanian.
Ketua Kelompok Anutapura, Muh. Yunus, mengaku bersyukur atas pelaksanaan program Mahasiswa Berdampak 2026 di desanya. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada kelompok tani untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru dalam mengembangkan usaha pertanian.
Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Remaja Desa Walatana, Afdhal, yang menyambut positif keterlibatan kelompoknya dalam kegiatan tersebut.
Melalui program ini, tim pengabdi berharap transfer pengetahuan dan teknologi dari perguruan tinggi kepada masyarakat dapat berjalan berkelanjutan. Keterlibatan mahasiswa lintas fakultas juga menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam membantu menyelesaikan persoalan nyata di tengah masyarakat.
Program Mahasiswa Berdampak 2026 di Desa Walatana diharapkan tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan bagi petani, tetapi juga mendorong penerapan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pertanian.
TIM HUMAS UNISA