UNISA Palu Perkuat Kolaborasi Internasional, Empat Dosen Bertolak ke Malaysia
Jakarta –Wartakiat Ι Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu memperkuat kolaborasi akademik internasional melalui lawatan balasan ke Universiti Malaysia Sabah (UMS), Malaysia, dengan membawa agenda riset dan pengabdian kepada masyarakat di bidang perikanan, pertanian berkelanjutan serta kesehatan gigi dan mulut.
Empat dosen UNISA Palu bertolak dari Jakarta, Senin (12/10), menuju Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia. Lawatan ini merupakan tindak lanjut kunjungan akademik UMS ke UNISA Palu beberapa waktu lalu sekaligus langkah konkret memperluas kerja sama antar perguruan tinggi lintas negara. UMS adalah salah satu kampus terindah di Asia Tenggara dengan latar belakang gunung Kinabalu serta kampus pemerintah ke 7 di Malaysia.
Sebelumnya, Rektor UNISA Palu, Dr. Muhammad Yasin, secara resmi melepas tim dosen tersebut pada 6 Oktober 2026. Dalam arahannya, Rektor menekankan pentingnya memastikan kerja sama internasional menghasilkan manfaat nyata bagi pengembangan institusi dan masyarakat.
“Kolaborasi lintas negara tidak boleh berhenti pada kunjungan dan penandatanganan kerja sama. Harus ada hasil nyata berupa peningkatan mutu akademik, penguatan riset, pertukaran pengetahuan, serta inovasi yang dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Dr. Muhammad Yasin.
Ia berharap, lawatan akademik tersebut menjadi momentum bagi dosen UNISA Palu untuk membangun jejaring keilmuan yang lebih luas, memperkuat kapasitas penelitian, dan menghasilkan program kolaboratif yang berkelanjutan.
Dalam agenda lawatan ini, Dr. Ahsan Mardjudo bersama Dr. Ir. Eka Rosyida dari Universitas Tadulako akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan teknologi bagan rakit dan peningkatan keterampilan nelayan.
Program bertajuk “Innovation and Application of Underwater Fishing Lights to Support Sustainable Fishing Activities” tersebut diarahkan pada penerapan inovasi lampu bawah air untuk mendukung kegiatan penangkapan ikan yang efektif dengan tetap memperhatikan keberlanjutan sumber daya perikanan.
Sementara itu, Rasul, dosen Program Studi Akuatik, Fakultas Perikanan UNISA Palu, akan melaksanakan riset bertema “Sustainable Aquatic Resource Conservation and Management”, yang berfokus pada konservasi dan pengelolaan sumber daya akuatik secara berkelanjutan.
Di bidang kesehatan, drg. Lutfiah akan mempresentasikan materi “Dental Health Education and Promotion of Oral and Dental Health”. Presentasi ini mengangkat pentingnya edukasi dan promosi kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemeliharaan kesehatan.
Adapun Prof. Dr. Ir. Ratnawati akan melakukan riset bertema “Environmentally Sustainable Agriculture”, yang menitikberatkan pada pengembangan pertanian berkelanjutan dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan.
Beragam agenda tersebut memperlihatkan cakupan kolaborasi UNISA Palu yang tidak terbatas pada satu bidang keilmuan. Perikanan, kesehatan, dan pertanian menjadi sektor strategis yang diharapkan memperoleh manfaat dari pertukaran pengetahuan dan pengembangan inovasi melalui kemitraan internasional.
Lawatan ke UMS juga menjadi kesempatan untuk memperluas hubungan akademik, membuka peluang penelitian bersama, serta menjajaki pengabdian lintas institusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Sulawesi Tengah.
Tim UNISA Palu dijadwalkan berada di Kota Kinabalu hingga 15 Oktober 2026. Melalui kunjungan ini, UNISA Palu berharap kerja sama dengan UMS dapat berkembang menjadi kolaborasi produktif yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab persoalan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan inovasi.
TIM HUMAS