MEMBANGUN UNISA DENGAN CINTA

MEMBANGUN UNISA DENGAN CINTA

Oleh : Kasman Jaya Saad

Meminjam slogan Ketua Senat Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu, Dr.Ir.Aris Aksarah Pas, M.P, untuk membangun Unisa dengan Cinta. Ada apa dengan Cinta?. Agar tidak berhenti sekedar slogan, coba saya maknai pengertian cinta itu. Cinta adalah energi positif yang selalu menyemangati, memberi vibrasi yang menggetarkan sanubari dan pikiran untuk selalu memberi dan untuk saling membantu dengan sesama. Cinta akan merubah ketakutan dan kekhwatiran menjadi spirit dan motivasi yang positif. Karena cinta kita lahir dan karena cinta kita hidup, dan karena cinta kita dapat mencapai kesuksesan bersama. Menurut Leo Buscaglia, seorang profesor yang terkenal dengan teori Love A1, “ Cinta adalah kehidupan. Dan bila anda kehilangan cinta, berarti anda kehilangan kehidupan”. Dan Dr. Karl Menninger seorang Psikiater asal Amerika Serikat menyatakan, “Cinta adalah solusi bagi banyak masalah di dunia. Namun kenyataannya, cinta itu suatu resep yang sering diberikan, tapi jarang digunakan”. Selanjutnya John C.Maxwell menyebut“Tanpa cinta, tidak ada hubungan, tidak ada masa depan dan tidak ada kesuksesan bersama”. Plato lalu menyebut “Cinta adalah nikmat kebaikan, indahnya kebijaksanaan dan buah keajaiban dari Tuhan”, itu sebab nasihat Tiongkok kuno perlu menjadi pengingat bagi kita bahwa “Cintailah yang dibumi agar dicintai yang di langit”.
Dan Bahkan, dalam sebuah hadist, Rasulullah memasukan kategori cinta atau kasih sayang terhadap sesama sebagai alat ukur keimanan seseorang. “Tidaklah beriman seorang pun di antara kamu yang tidak mencintai sesama saudaranya sebagaimana mencintai dirinya sendiri”. Jadi Rasul mengklasifikasikan atau mengkategorikan cinta kepada sesama bagian dari keimanan, bagian dari tolak ukur keimanan seseorang.
Begitulah cinta, itu sebab sekecil apapun cinta itu yang kita miliki akan sangat bermakna bagi Unisa- Institusi ini, karena cinta dan persaudaraan adalah harta yang paling berharga yang kita miliki. Institusi ini butuh kesadaran, berupa cinta, yang memantik sense of belonging (rasa memiliki) untuk menyalami nilai-nilai kebersamaan untuk meraih mimpi, meraih cita-cita untuk Unisa yang lebih maju dan tepercaya. Bahwa di Unisa ini, tidak atau belum membuat kita menjadi kaya, namun telah membuat kita tetap hidup. Itu sebabnya kita punya kewajiban bersama untuk berkontribusi pada kemajuannya. Tantangannya adalah bukan seberapa banyak kita berkontribusi, melainkan berapa banyak cinta yang kita sampaikan saat berkontribusi. Mungkin tidak semua dari kita mampu melakukan hal-hal besar di Unisa, di institusi kita cintai ini. Namun saya yakin kita mampu melakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar.
Untuk Unisa yang lebih baik, lebih maju dan tepercaya, maka yang diperlukan adalah cinta ”All You Need Is Love”. Olehnya bangunlah Unisa dengan Cinta.
Sekarang, mari bergerak bersama, bekerja sama, sama-sama bekerja menuju Unisa maju dan terpercaya.

Penulis : Dosen Senior Universitas Alkhairaat

Wartakiat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares