Peringati Bulan Bahasa, TS. Adjat Orasi Budaya

Peringati Bulan Bahasa, TS. Adjat Orasi Budaya

Palu-Sastrawan senior Sulawesi Tengah Tjatjo Al Idrus, atau populer dengan nama kepenyairan TS. Adjat/Tjatjo Tuan Saichu didaulat menyampaikan orasi budaya pada peringatan bulan Bahasa memperingati hari Sumpah Pemuda Rabu malam, (30/10). di halaman Fakultas Sastra Unisa.

Dosen senior fakultas Sastra itu mengatakan, bahwa inti budaya adalah bahasa, karena
tanpa bahasa tidak ada ilmu yang lain dimuka bumi ini.

Ia melanjutkan, manusia sejak lahir kedunia ini sudah berbudaya, “tangisan bayi itu adalah bahasa,” imbuhnya.

Ia juga mengutip pernyataan Sutan takdir Alisjahbana yang mengatakan bahwa ucapan, pikiran dan kehendak untuk menyatakan pendapat itu adalah budaya.

Intinya kata Tjatjo, kemampuan menciptakan atau melakukan sesuatu dari yang tidak baik menjadi baik merupakan bagian dari budaya. Karena
budaya berintikan bahasa, ucapan dan pikiran.

“Intinya, bahasa adalah alat pemersatu bangsa,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Rektor Universitas Alkhairaat (Unisa), Dr. Umar Alatas menyambut positif kegiatan yang diprakarsai mahasiswa fakultas Sastra dan FKIP Unisa itu.

“Alhamdulillah, kampus kita semakin bergeliat dengan kreativitas mahasiswa,
kedepannya akan dipoles lagi agar lebih maksimal,” katanya.

Ia berjanji akan memberikan ruang yang lebih lagi untuk pelaksanaan kegiatan pentas seni sastra, agar kampus makin meriah dan dikenal lebih luas lagi dengan kekuatan teknologi informasi.

” Insya Allah kedepannya, perlu kita pikirkan bersama, khususnya dengan Dekan Sastra dan FKIP sudah saatnya kita punya studio untuk mendukung kreatif mahasiwa bahasa dan sastra agar kualitasnya lebih baik lagi,” harapnya.

Selain itu, Unisa juga sudah harus memiliki pusat kajian budaya untuk mengelaborasi kegiatan-kegiatan seni budaya di Sulawesi Tengah.

Acara itu juga dimeriahkan oleh teatrikal dan musikalisasi puisi dari sanggar seni dari sejumlah kampus serta sanggar seni yang ada di Kota Palu. Antara lain, Sanggar Seni Guru Tua, Sanggar Seni Gimba, Sanggar Seni Qolbu, Bengkel Seni Suara Alam, Sanggar Seni Trisda, Lentera dan Sanggar Seni Lauro.

”Ini kegiatan tahunan yang digelar oleh fakultas Sastra,” kata Dekan Fakultas Sastra, Syamsuddin

Acara ini dihadiri oleh sejumlah seniman dan akademisi seperti Arifin Sunusi, Eman Saja, Sjahid Lasira, Dekan FKIP Idrus Aljufri, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Dr. Ahmadan B. Lamuri dan Mas’amah Amin Syam. (RL)

Wartakiat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares