Prof Ari Purbayanto Dorong Dosen PTS jadi Asessor BAN-PT

Prof Ari Purbayanto Dorong Dosen PTS jadi Asessor BAN-PT

Palu-WartakiatΙ Penilaian akreditasi Perguruan Tinggi Swasta (PTS), yang kebetulan dinilai oleh asesor yang berasal dari perguruan tinggi negeri mendaatkan keluhan dari sejumlah pimpinan perguruan tinggi swasta, karena mereka cenderung menyamakan fasilitas yang dimiliki kampusnya dengan perguruan tinggi swasta yang divisitasinya. Keluhan itu disampaikan oleh Ketua Komisi Etik Unisa, saat sesi tanya jawab dengan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Prof. Ari Purbayanto di kampus Unisa, Jalan Diponegoro, nomor 39 Palu.

‘’Seringkali assessor dalam memberikan penilaian selalu membanding-bandingkan fasilitas kampus tempatnya mengajar atau kampus PTN yang notabene mendapat dukungan dana APBN. Padahal jauh berbeda dengan kami PTS. Tentunya ini, pak prof yang harus dipahami assessor tersebut,’’ujar salah seorang dosen Unisa, Jumat (1/4/2022) pagi.

Padahal lanjut dosen senior Unisa itu, nilai akreditasi menjadi tolok ukur masyarakat saat ini ketika memilih kampus yang akan dituju. Ia meminta pihak BAN- PT  sebaiknya merekrut assessor dari perguruan tinggi swasta yang lebih memahami suasana kebatinan kampus swasta.

Menanggapi keluhan tersebut, Direktur Dewan Eksekutif BAN- PT, Prof Ir Ari Purbayanto, M.Sc berjanji akan menampung semua masukan dan menjadikan sebagai bahan evaluasi dalam mengutus atau menugaskan tim assessor khususnya ke perguruan tinggi swasta (PTS). Ia pun mengakui adanya beberapa assesor yang memang perlu dievaluasi berdasarkan laporan dari sejumlah perguruan tinggi yang menjalani proses akreditasi.

Ia sependapat akan menambah jumlah assessor dari perguruan tinggi swasta. Bahkan ia juga berharap suatu saat ada dosen yang menjadi  assesor dari perguruan tinggi swasta, khususnya dari  di Sulawesi Tengah.

‘’Memang jumlah assesor dari perguruan tinggi swasta masih sedikit. Karena memang syaratnya ketat, salah satunya, PTS tersebut harus memiliki akreditasi A atau Unggul. Seperti kalau di Makassar, ada Universitas Muslim Indonesia (UMI),’’bebernya.

Prof Ari Purbayanto juga menyampaikan suatu saat BAN- PT akan menugaskan dua assesor gabungan  PTN dan PTS. ‘’Jadi nanti asesornya itu masing-masing satu  dari PTN dan satunya dari PTS. Supaya dalam memberikan penilaian bisa lebih seimbang,”pungkasnya.

Penulis; Ridwan Laki

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.