Satu Lagi Dosen FAI UNISA Raih Doktor di Universitas Muslim Indonesia

Satu Lagi Dosen FAI UNISA Raih Doktor di Universitas Muslim Indonesia

Palu-Wartakiat| Satu lagi dosen Universitas Alkhairaat (UNISA), raih gelar Doktor di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. (12/9). Dua bulan lalu, Sarpika Datumula, menyelesaikan studi doktoralnya di perguruan tinggi yang beralamat di jalan Urip Sumoharjo Makassar itu, kini giliran Drs Amilin A. Bulungo, dosen tetap Fakultas Agama Islam (FAI), program studi Pendidikan Agama Islam (PAI), berhasil menuntaskan studi doktoralnya dengan predikat sangat memuaskan.

Amilin berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah FAI UNISA sebagai dosen tetap yayasan pertama yang meraih gelar Doktor pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Tercatat sudah tiga orang dosen tetap yayasan bergelar Doktor, dua diantaranya dari Program Studi Hukum Keluarga, Dr Ahmadan dan Dr Sarpika Datumula.

Rektor UNISA, Dr Umar Alatas berharap keberhasilan Amilin ini dapat memotivasi para dosen muda UNISA dan FAI khususnya untuk melanjutkan studi doktornya baik di Palu, Makassar atau dimana saja. Hal itu menjadi penting untuk meningkaatkan kualitas keilmuan dan menambah poin akreditasi institusi maupun program studi.

Mantan Ketua Jurusan PAI Fakultas Agama Islam itu dengan ketenangannya berhasil meyakinkan para pengujimya dengan judul disertasi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pengembangan Masyarakat Desa Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Tojo Una-una Sulawesi Tengah dalam Perspektif Pendidikan Islam.

Bahkan, Ketua Umum Asosiasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Nasional Provinsi Sulawesi Tengah itu mendapatkan apresiasi dari promotornya karena ketekunan dan kesabarannya bolak balik Palu- Makassar dengan menumpang bus Damri selama studi.

Saat diberikan kesempatan menyampaikan kesan dan pesan, suami dari ibu Dra Daemanuru Indrajaya ini tak kuasa lagi membendung air matanya. Ia teringat masa-masa sulit yang mampu dilewatinya dengan kesabaran dan air mata.

“Mohon maaf saya terharu, saya teringat masa-masa sulit, dua tahun naik damri, tidur di pos satpam kampus Pascasarjana UMI, saya terlahir dari keluarga kurang mampu, saya terharu atas pencapaian ini, terimakasih semuanya, keluarga tercinta, pa Rektor UNISA, Dekan FAI dan keluarga besar UMI Makassar,”ucapnya sambil mengusap matanya.

Dosen senior yang sudah menerbitkan jurnal internasional dengan judul Human Resource Management in Empowerment Based Village Community Development in Tojo Una-una Regency in the Perspective of Islamic Education menyelesaikan program doktoral dalam bidang ilmu Manajemen Pendidikan Islam

Dalam aktivitas sosial kemasyarakatan, pria kelahiran Bangketa 6 Oktober 1964 ini juga meraih sederet prestasi dan penghargaan antara lain, sebagai trainer pada TOT yang dilaksanakan oleh Kementerian dalam Negeri RI di Makassar, pelatih peningkatan kapasitas yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Selain itu, salah satu tim pakar penyusun soal dan moderator debat pada pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten Tojo Una-una yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Sulawesi Tengah tahun 2020.

Mantan komisioner Baznas kota Palu ini juga meraih penghargaan dari Presiden Soeharto sebagai pendamping masyarakat desa tertinggal terbaik serta masih banyak penghargaan dari Gubernur Sulawesi Tengah, Gubernur provinsi Gorontalo dan Bupati Pohuwato sebagai spesialist training PNPM Mandiri Perdesaan.

Promosi Doktoralnya juga dihadiri oleh Rektor Universitas Alkhairaat, Dr Umar Alatas, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Dr Ahmadan B. Lamuri, Sekretaris Senat Universitas.Alkhairaat, Ridwan Laki, Sejumlah pejabat Fakultas Agama Islam dan istri tercinta dan kedua anaknya Mutmainah dan Tanwir Zaman.

Laporan: Ridwan Laki

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.