Gandeng Santripreneur Academy, UNISA Teken MoU Kembangkan SDM Santri Indonesia

Gandeng Santripreneur Academy, UNISA Teken MoU Kembangkan SDM Santri Indonesia

Palu-Wartakiat ΙUniversitas Alkhairaat, (UNISA) menggandeng Santripreneur Academy Nusantara dengan penandatanganan MoU dalam bidang Pendidikan dan Pelatihan SDM Santripreneur di Gedung Pondok Pesantren Mukmin Mandiri Sidoarjo, Jawa Timur.Sabtu, (26/8).

“MoU yang diselenggarakan hari ini antara kampus Universitas Alkhairaat (UNISA), dengan Santripreneur Aacademy merupakan bentuk upaya menciptakan SDM unggul yang lahir dari kalangan para santri dibidang ekonomi.” kata Dr. Idham, yang hadir mewakili UNISA Palu.

Dr. Idham, SE, MM, Ak, ACPA mengatakan, melalui MoU tersebut diharapkan  agenda Tri Darma PT sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat dapat tersalurkan secara efektif.

“Menjadi efektif karena kebutuhan santri yang riil entrepreneur dan jamaahpreneur terjawab melalui program pendidikan dan pelatihan nantinya dapat menjadi solusi kebutuhan dalam aktivitas bisnis santri. Kami punya konsep-konsep yang bisa kami tawarkan untuk diimplementasikan para santri dalam berwirausaha,”jelasnya.

Pada kesempatan itu, dosen Fakultas Ekonomi Unisa itu secara khusus mengapresiasi sekaligus  terkejut melihat antusias para santri dan jamaahpreneur dalam berwirausaha.

“Saya terkejut melihat pesantren Mukmin Mandiri ini lengkap, ada pabrik kopi, dan air mineral. Hebatnya pesantren ini punya lembaga khusus untuk membentuk karakter santri dan jamaah jadi entrepreneur, yaitu Santripreneur Academy yang diinisiasi dan diasuh sahabat saya Gus Heri,”ujarnya.

Terpisah, Heri Cahyo Bagus Setiawan selaku pimpinan Santripreneur Academy menceritakan arah kerjasama yang dibangun. Perguruan Tinggi itu pusatnya intelektual, punya ilmu, konsep-konsep, teori-teori. Santri dan jamaah di Pesantren menjalankan kegiatan entrepreneurship di pesantren, maka jamaahnya adalah jamaahpreneur, namun perlu ilmu agar usaha yang dikembangkan bisa berkembang. Maka berkolaborasi dengan perguruan tnggi penting dilakukan.

Gus Heri menambahkan, nantinya kerjasama ini tidak hanya diterima manfaatnya oleh santri Ponpes Mukmin Mandiri dalam bidang diklat santripreneur melainkan bisa diterima manfaatnya untuk seluruh santri di Indonesia baik secara offline hadir dipesantren maupun online secara virtual.

“Saat ini eranya digital. Semuanya serba online, termasuk pembelajaran. Maka bagi santri diluar yang ingin mengembangkan keterampilannya dibidang entrepreneurship bisa mengikuti secara virtual via aplikasi, dengan begitu manfaatnya semakin luas, dan menjadi virus entrepreneur bagi santri di seluruh Indonesia” pungkasnya.

Laporan: Ridwan Laki

 

 

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.