UNISA dan UIN DK Palu Kolaborasi KKN Tematik Stunting, Moderasi Beragama dan Literasi Keuangan

UNISA dan UIN DK Palu Kolaborasi KKN Tematik Stunting, Moderasi Beragama dan Literasi Keuangan

Palu-WartakiatΙ Universitas Alkhairaat (UNISA)  dan Universitas Islam Negeri  Datokarama Palu mengimplementasikan kerjasama dengan berkolaborasi Kuliah Kerja Nyata Tematik Stunting, Moderasi Beragama, dan Literasi Keuangan Syariah.

Kesepakatan itu tercapai usai kedua belah pihak bertemu di ruangan Ketua LPPM UIN Datokarama Palu. Dari LPPM UNISA, diwakili oleh  Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNISA, Nanang Qosim. Sementara itu,  Ketua LPPM UIN Datokarama, Dr. Sahran Raden didampingi oleh Sekretaris LPPM UIN Datokarama, Dr. Rusdin Ahmad.

Menuurut Nanang Qosim, KKN kolaboratif ini akan menitikberatkan pada tiga isu strategis, yaitu pencegahan stunting, penguatan moderasi beragama, dan peningkatan literasi keuangan masyarakat. Kegiatan itu direncanakan berlangsung pada bulan Oktober 2025 di sejumlah desa binaan kedua perguruan tinggi.

Nanang Qosim, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kampus dalam mendukung tridharma perguruan tinggi.

“KKN tidak boleh hanya menjadi rutinitas akademik, tetapi harus menjadi sarana transformasi sosial. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa dapat belajar langsung bagaimana teori yang diperoleh di kampus diimplementasikan untuk menjawab tantangan nyata masyarakat,” jelasnya.

Ketua LPPM UIN Datokarama, Dr. Sahran Raden, menambahkan bahwa program ini relevan dengan misi UIN Datokarama dalam penguatan nilai keislaman, kebangsaan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Kehadiran mahasiswa di desa binaan diharapkan mampu menjadi agen perubahan. Mereka tidak sekadar hadir, tetapi berkontribusi nyata dalam penyelesaian persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris LPPM UIN Datokarama, Dr. Rusdin Ahmad, menekankan pentingnya kolaborasi sebagai bentuk sinergi akademik.

“Mahasiswa akan mendapat pengalaman baru, tidak hanya bekerja dengan masyarakat, tetapi juga belajar bersinergi dengan rekan-rekan dari perguruan tinggi lain. Inilah nilai tambah yang membedakan KKN kolaboratif dari KKN reguler,” katanya.

Adapun program tematik akan diarahkan pada tiga fokus utama. Program stunting akan berfokus pada edukasi gizi keluarga dan kampanye pola hidup sehat. Program moderasi beragama menitikberatkan pada penguatan nilai toleransi dan kebersamaan antarwarga. Sementara program literasi keuangan ditujukan untuk membantu masyarakat dalam manajemen usaha kecil serta pengelolaan keuangan keluarga.

Nanang mengatakan, selain menjalin kerja sama dengan UIN Datokarama, UNISA juga mengimplementasikan kerjasama dengan Kementerian Pekerja Migran Indonesia melalui KKN Tematik Pekerja Migran yang bekerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Program ini fokus pada pemberdayaan keluarga pekerja migran, peningkatan literasi hak-hak pekerja, serta penguatan kapasitas ekonomi di daerah asal pekerja migran.

Pertemuan ini juga menegaskan harapan jangka panjang kedua belah pihak. Baik UNISA maupun UIN Datokarama sepakat untuk mengupayakan pelaksanaan KKN kolaborasi internasional di masa depan, sebagai wujud perluasan jejaring global dan kontribusi mahasiswa Indonesia dalam pengabdian lintas negara.

“Dengan terbangunnya sinergi ini, UNISA dan UIN Datokarama Palu berkomitmen menjadikan KKN Tematik Kolaboratif sebagai model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan, berdampak nyata, serta mampu membawa nama baik perguruan tinggi ditingkat nasional maupun internasional,”pungkasnya.

Laporan: NQ

Editor: RL

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *