Air Terjun Piala Memanggil (Catatan Perjalanan)

Air Terjun Piala Memanggil (Catatan Perjalanan)

Oleh: drg. Lutfiah, M.KM*

Anda mau bermanja manja dengan permainan air dalam aneka rupa? datanglah ke kota Luwuk, Sulawesi Tengah.

Di kota ini, anda akan dinina bobokan dengan wisata air dalam berbagai rupa, ada laut tenang tak berombak bak hempasan permadani, ada sungai bermata air jernih.

Namun, ada satu destinasi wisata yang membuat anda berdecak kagum. Air terjun piala. Namanya seperti sudah ditakdirkan menjadi pemenang.

Air Terjun Piala memang layak disebut sebagai salah satu permata wisata air di Luwuk. Airnya jatuh bertingkat-tingkat, mengalir mengikuti lekuk alam, menciptakan pemandangan yang sulit ditandingi. Tak ada yang menandingi bahkan untuk mengalahkan.

Yang lebih menyenangkan, untuk sampai ke sana tidak membutuhkan perjalanan panjang. Dari pusat Kota Luwuk, hanya sekitar 20 menit perjalanan, kita sudah dapat merengkuh kesegaran dan keindahan air terjun yang bersusun-susun itu.

Ada sesuatu yang sulit dijelaskan ketika berdiri di hadapan air yang jatuh tanpa henti. Suaranya seperti menghapus kebisingan yang selama ini memenuhi kepala. Beban hidup yang semula terasa berat seolah ikut terbawa arus, jatuh bersama air menuju bebatuan di bawahnya.

Barangkali ada kenikmatan sederhana yang sering kita lupakan: bermain dan menikmati air.

Di Air Terjun Piala, kita seperti diajak kembali mengingat kesederhanaan itu. Liukan air yang jatuh dari ketinggian seakan meminta kita berhenti sejenak dari kesibukan, dari pekerjaan, dari berbagai urusan yang tak pernah selesai.

Ketika berada disana perasaaan segar muncul seketika. Beban hidup seolah terhempas

Ada kenikmatan yang sederhana, tetapi sering kita lupakan: bermain dan menikmati air. Liukan air tejun piala seolah mengajak kita berhenti sejenak dari kesibukan hidup.

Tak perlu terlalu banyak bercakap.

Duduklah. Diamlah sejenak. Dengarkan irama air yang jatuh, rasakan percikannya, dan biarkan pikiran menemukan ruang untuk tenang.

Kadang-kadang, yang kita butuhkan bukan perjalanan jauh, bukan kemewahan, bahkan bukan sesuatu yang mahal. Kita hanya membutuhkan tempat untuk berhenti sejenak dan memberi kesempatan kepada diri sendiri untuk bernapas.

Air Terjun Piala di pinggiran Kota Luwuk menawarkan semua itu.

Ia menghadirkan permainan air yang seolah dibuat sendiri oleh Tuhan, alami, indah, dan tanpa perlu banyak polesan.

Maka, mungkin bonus terbesar dari perjalanan ke Air Terjun Piala bukan sekadar foto yang dibawa pulang, bukan pula cerita tentang tempat yang telah kita datangi.

Bonus sesungguhnya adalah ketika kita pulang dengan hati yang sedikit lebih ringan, pikiran yang lebih segar, dan kesadaran bahwa Tuhan telah menyediakan begitu banyak keindahan untuk kita nikmati dan syukuri.

Sebab terkadang, alam tidak sedang mengajak kita ke mana-mana.

Ia hanya sedang memanggil kita untuk berhenti rehat sejenak dari hiruk pikuk duniawi.

Dan Air Terjun Piala sedang memanggil.

Wallahul Mustaan.

Penulis: Ketua PDGI Provinsi Sulawesi Tengah/Wakil Rektor III UNISA Palu*

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *