Tim PKM UNISA Gelar FGD Pengolahan Hasil Perikanan dengan Masyarakat Saloya

Tim PKM UNISA Gelar FGD Pengolahan Hasil Perikanan dengan Masyarakat Saloya

Palu-Wartakiat| Dosen Universitas Alkhairaatn (UNISA), Palu yang tergabung dalam tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM), Pemberdayaan Ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa Saloya kecamatan Sindue Tombusabora Kabupaten Donggala, melaksanakan Focus Group Discution (FGD) baru-baru ini di desa Saloya.

Ketua tim abdimas, Mawar, S.Pi.,M.M, mengatakan, tujuan digelarnya Focus Group Discussion (FGD) itu untuk menentukan produk yang akan diberikan saat pelatihan serta beberapa hal yang dianggap penting pada pelaksanaan program kemitraan masyarakat.

Dalam  forum FGD itu kata Mawar, disepakati tiga produk yang diberikan saat pelatihan, yakni, pembuatan sambal ikan teri, sambal ikan roa dan abon ikan yang ditandai dengan  terbentuknya kelompok pengolah hasil perikanan yang diSK kan oleh kepala desa Saloya serta penetapan waktu pelatihan.

Sebagai ketua tim, Mawar mengaku bersyukur atas terbentuknya tiga kelompok pengolah hasil perikanan yang masing-masing diberi nama kelompok mawar, melati dan seruni. Tiga kelompok ini masing-masing akan mengolah hasil perikanan dengan produk yang  telah disepakati bersama.

Kelompok mawar,  akan membuat sambal ikan teri, sementara kelompok melati kebagian tugas membuat sambal ikan julung-julung atau ikan ikan roa dan kelompok seruni bertugas membuat abon ikan.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh kepala desa Saloya, ibu pembina PKK Saloya, perangkat desa dan 30 orang peserta FGD.

“Kegiatan ini telah dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2022 di desa Saloya,”katanya pada media ini, Senin,(22/8).

Wakil Dekan bidang akademik dan kemahasiswaan fakultas Perikanan UNISA ini mengaku bersyukur kegiatannya mendapatkan tanggapan positif dari kepala desa Saloya.

“FGD dan pelatihan pembuatan produk hasil perikanan di desa kami baru kali ini dilakukan pelatihan seperti ini, pemerintah desa siap mendukung program pemberdayaan seperti ini dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK serta siap membiayai program selanjutnya buat ibu- ibu yang siap melanjutkan dalam bentuk usaha,”kata Mawar menirukan ucapan kepala desa Saloya.

Laporan: Ridwan Laki

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.